IMPLIKASI RESESI EKONOMI DIMASA PANDEMI COVID-19 TERHADAP TINGKAT PERCERAIAN DI INDONESIA

  • Wahyu Hindiawati Fakultas Hukum Universitas Wisnuwardhana Malang
  • Katherine Amalia Lussiana Olislager Fakultas Hukum, Universitas Wisnuwardhana Malang
  • Sulistya Diah Paramitha Fakultas Hukum, Universitas Wisnuwardhana Malang

Abstract

Pandemi Corona Virus Diesease 2091 (Covid-19) menyebar ke berbagai belahan negara di Dunia. Aspek ekonomi merupakan dampak yang paling penting dan mendapat perhatian setelah kesehatan. iCovid-19 itelah mempengaruhii perekonomianinegara-negaraidi idunia. Bahkani saking ibesarnya dampaki yang diimbulkan oleh ipandemi ini ihingga imembuat ibanyak iNegara mengalamiiiresesi iekonomi. Sejumlahi Negarai yangi mengalamiiiresesi ekonomi antara lain iKorea iSelatan, iJerman, iSingapura, iPerancis, iItalia ihingga iAmerika Serikat, iIndonesia pun itermasuk idaftar iNegara iyang imengalami iresesi ekonomi. Resesi ekonomi iyang iterjadi ipada imasa ipandemi iCovid-19 iini telah membawa dampak pada sektor kependudukan, salah satunya adalah meningkatnya kasus perceraian. Kasus perceraian di Indonesia mengalami peningkatan sebesar 5 persen.iTujuan idari iPenelitian iini iadalah iuntuk menganalisisipengaruhi resesi ekonomi di masa pandemi terhadap tingkatperceraian di Indonesia. Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum normatif atau biasai disebuti sebagai penelitian perpustakaan dengan mengkaji bahan-bahan hukum yang bersifat sekunder. Pendekatandalam penelitian ini adalah pendekatan perundang-undangani (istatute approachi) dan Pendekatan Kasus (case approach). pendekatan iperundang-undangan (istatute approachi)yaitu mengkaji hukum berdasarkan norma yang berlaku. Sedangkan hasil dari penelitian ini adalah pemerintah diharapkan dapat memberikan jalan keluar atau solusi dengan cara membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat Indonesia yang kehilangan pekerjaan maupun yang perekonomianya menjadi rendah karena terdampak positif Covid-19. Program kartu prakerja maupun Undang-Undang Cipta Kerja yang sudah ada diharapkan dapat dilaksanakan secara optimal sehingga perekonomian dapat kembali stabil dan akan berdampak pada menurunya tingkat perceraian di Indonesia.

Kata Kunci : Resesi Ekonomi, Covid-19, Perceraian

 

Published
2021-12-08
Section
Articles