PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KEBUDAYAAN MASYARAKAT ADAT TENGGER SEBAGAI PRODUK BUDAYA

  • Tikka Dessy Harsanti Fakultas Hukum, Universitas Wisnuwardhana Malang
  • Rika Novitasari Fakultas Hukum Universitas Wisnuwardhana Malang
  • Dessy Ningrum Eka P FKIP, Universitas Wisnuwardhana Malang
Keywords: Perlindungan, Hukum, Adat, Kebudayaan, Tengger

Abstract

Abstrak:

Perlindungan hukum mengacu pada tindakan, baik lisan maupun tertulis, yang dilakukan untuk melindungi hak dan kepentingan individu atau entitas di dalam sistem hukum. Langkah-langkah ini dapat bersifat preventif atau hukuman. Perlindungan hukum dapat dianggap sebagai aspek independen dari tujuan hukum, yang mencakup gagasan bahwa hukum menjamin keadilan, ketertiban, kepastian, manfaat, dan kedamaian. Masyarakat adat Tengger yang telah eksis sejak masa Negara nusantara dengan corak monarkinya hingga transformasi menjadi Indonesia dengan corak demokrasinya menjadi menarik untuk ditelisik berbagai macam nilai-nilai yang tersemat dalam interaksi sesamanya seperti Kejujuran dan ketulusan masyarakat adat Tengger masih dapat dilihat sampai hari ini sebagai nilai luhur yang tetap dipertahankan. Berbagai upacara adat dan kebudayaan yang memiliki nilai filosofi tersendiri bagi masyarakat adat Tengger. Komposisi demikian menjadikan sebuah pertanyaan bagi kami para tim peneliti untuk melihat bagaimana kedudukan dan pengaruh nilai yang masih dipertahankan oleh masyarakat adat Tengger sebagai anotasi pada anggapan yang berkembang dengan mempertimbangkan kaidah-kaidah nilai yang masih hidup didalamnya yang salah satunya adalah eksistensi dan kedudukan nilai pada Kebudayaan Kasodor sebagai representasi budaya terdeterminan terhadap hukum dan sejauh mana cerminan nilai pada Kebudayaan Kasodor tersebut mendistorsi kecenderungan pemilihan nilai pada norma yang eksis di masyarakat Tengger sebagai variable terpengaruh. Metode Penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian hukum empiris, yang bertujuan untuk mengetahui Perlindungan Hukum terhadap Kebudayaan masyarakat adat Tengger di Kecamatan Tosari serta mengetahui Peran Ketua Adat dalam upaya perlindungan kebudayaan masyarakat adat Tengger.

 

Kata kunci: Perlindungan, Hukum, Adat, Kebudayaan, Tengger

Published
2024-01-14
How to Cite
[1]
T. Harsanti, R. Novitasari, and D. Eka P, “PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KEBUDAYAAN MASYARAKAT ADAT TENGGER SEBAGAI PRODUK BUDAYA”, maksigama, vol. 17, no. 2, pp. 165 - 177, Jan. 2024.