STRATEGI PENGEMBANGAN NILAI-NILAI ANTI KORUPSI MELALUI AGEN PERUBAHAN ANTI TINDAKAN KORUPTIF DALAM DUNIA PENDIDIKAN

  • Vieta Imelda Cornelis Fakultas Hukum Universitas Dr. Soetomo Surabaya.
  • Asri Astutik Fakultas Hukum Universitas Dr. Soetomo Surabaya.
  • Nur Handayati Fakultas Hukum Universitas Dr. Soetomo Surabaya.

Abstract

Kisah Bung Hatta dengan Mimpi Sepatu Bally merupakan cerminan kredibilitas pengabdian Pejabat Negara yang sekarang menjadi hal langka. Padahal itu merupakan hal yang seharusnya atau sewajarnya dilakukan oleh seorang Pejabat Publik. Tuntutan kehidupan dunia modern yang mengutamakan sifar komersil mengalahkan segala akal sehat dalam menjalankan tugas sesuai amanah. Sumpah Pejabat publik terabaikan dan yang salah menjadi tingkat kebiasaan atau kewajaran, karena dianggap salah tapi manusiawi, Namun lama kelamaan ini akan menjadi bom waktu  yang akan membuat seluruh masyarkat tidak dapat menikmati haknya sebahgai warga negara. Korupsi menghilangkan banyak kesempatan masyarakat untuk hidup layak terutama untuk menikmati hak hak dasar masyara-kat,menimbulkan kemiskinan selain itu mutu demokrasi menjadi lemah akibat korupsi. Faktanya di Indonesia ada beberapa lini sektor yang potensial rawan korupsi, setidaknya tercatat ada 11 (sebelas) sektor yang sangat rawan Korupsi, dan fakta di dunia  pada tahun 2011 Indonesia termasuk Negara yang terkorup di dunia, Hal ini harus menjadi perhatian yang serius  bagi Segenap Bangsa. Penindakan Korupsi hanya bisa dilakukan oleh para Penegak Hukum tetapi kabar gembiranya adalah Perlawananan Pencegahan bisa dilakukan oleh semua masyarakat Indonesia, segenap kekuatan Bangsa yang mencintai bangsa ini, Dan itu harus dilakukan sedini mungkin pada Tingkat keluarga Dan sekolah. Dunia Pendidikanlah yang berpegang peran penting membentuk budaya anti korupsi dengan bukan hanya mengajarkan tetapi dipraktikan dalam lingkungan Pendidikan. Salah satu cara yaitu menjadikan siswa-siswi sebagai  agen anti koruptif. 

Author Biographies

Vieta Imelda Cornelis, Fakultas Hukum Universitas Dr. Soetomo Surabaya.
Fakultas Hukum Universitas Dr. Soetomo Surabaya.
Asri Astutik, Fakultas Hukum Universitas Dr. Soetomo Surabaya.
Fakultas Hukum Universitas Dr. Soetomo Surabaya.
Nur Handayati, Fakultas Hukum Universitas Dr. Soetomo Surabaya.

Fakultas Hukum Universitas Dr. Soetomo Surabaya. 

Published
2019-05-06
Section
Articles