KONTRAK INTERNASIONAL YANG BERDASARKAN ASAS KEBEBASAN BERKONTRAK

  • Febry Chrisdanty

Abstract

Orang sebagai subyek hukum dan Perjanjian merupakan sesuai yang tidak dapat dipisahkan, meskipun terkadang orang sendiri merasa tidak sedang melakukan suatu perjanjian. Kehidupan sehari-hari selama itu berkaitan dengan suatu janji atau prestasi, artinya bahwa orang tersebut telah membuat perjanjian dengan pihak lain. Perjanjian atau kontrak dapat dibuat secara lisan maupun tertulis yang kemudian mengikat kedua belah pihak. Dalam dunia bisnis, aktivitas bisnis tidak terlepas dari perjanjian antara para pelaku usaha yang umumnya diwujudkan dalam bentuk kontrak. Pembuatan kontrak sendiri juga menganut asas perjanjian pada umumnya yaitu salah satunya asas kebebasan berkontrak. Asas kebebasan berkontrak ini berlaku secara umum baik untuk kontrak local maupun kontrak internasional. Kebebasan berkontrak berkaitan dengan kemungkinan dapat tidaknya orang membuat kontrak dengan pihak lain, kapanpun dimanapun dan tentang apapun. Namun kebebasan tersebut tidak dapat berlaku secara multak karena tetap terbatas dengan hal-hal yang telah diatur sebelumnya.

 

Kata Kunci : Perjanjian, Kontrak, asas, kebebasan

Published
2020-05-05
How to Cite
[1]
F. Chrisdanty, “KONTRAK INTERNASIONAL YANG BERDASARKAN ASAS KEBEBASAN BERKONTRAK”, maksigama, vol. 12, no. 1, pp. 68 - 75, May 2020.