MAHASISWA SEBAGAI AGENT OF TOLERANCE DALAM MEMBANGUN HUKUM DAN KEBIJAKAN HAK BERAGAMA DI PERGURUAN TINGGI ISLAM DIY
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hukum dan kebijakan yang ideal dan toleran dalam melindungi hak asasi mahasiswa, khusunya dalam hal kebebasan beragama yang diterapkan di Perguruan Tinggi Islam. Toleransi dalam hal ini menjadi kunci untuk bersatunya masyarakat Indonesia di tengah banyaknya perbedaan yang terjadi. Perguruan Tinggi Islam yang terdapat banyak di Daerah Istimewa Yogyakarta dengan mahasiswa yang beranekaragam agamanya memiliki peran penting dalam membangun toleransi, sehingga tercipta kondisi yang dinamis dalam kehidupan yang multikultural. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif, dengan sumber data sekunder. Sumber sekunder dalam penelitian ini dilakukan dengan studi pada jurnal, buku, media berita, dan dokumentasi lainnya mengenai teori, konsep serta contoh kasus permasalahan yang berkaitan dengan kebijakan toleransi di Perguruan Tinggi Islam. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menjadikan mahasiswa sebagai Agent of tolerance yang berkewajiban untuk memperjuangkan toleransi di lingkungan Perguruan Tinggi. Agen toleransi ini perlu pendekatan bersama dengan dosen Agama, dosen Pancasila, dan Biro Urusan Kemahasiswaan untuk mengarahkan rumusan kebijakan yang legal kepada pimpinan Perguruan Tinggi. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya berperan sebagai objek kebijakan, melainkan juga sebagai subyek dalam merumuskan dan membangun hukum dan kebijakan yang toleran terhadap kebebasan beragama bagi seluruh civitas akademik di Perguruan Tinggi.
Penulis yang menerbitkan karya ilmiahnya di Maksigama : Jurnal Ilmiah Hukum Universitas Wisnuwardhana Malang setuju dengan ketentuan berikut :
Bahwa jika manuskrip yang di submit pada jurnal Maksigama dan diterima untuk dipublikasikan, maka hak cipta artikel adalah milik penulis sedangkan jurnal hanya sebagai tempat penerbitan artikel. Karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.






